Laporan keuangan adalah salah satu hal terpenting dalam bisnis. Tanpa adanya pelaporan keuangan, perusahaan akan sulit dalam mengetahui sejauh mana perkembangan usaha yang dilakukan.

Namun dalam proses pembuatannya terkadang terdapat kesalahan-kesalahan yang kerap kali dilakukan, pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai kesalahan yang biasa dilakukan dalam pembuatan laporan keuangan, simak pembahasannya agar Anda dapat terhindar dari kesalahan tersebut.

Baca Juga:

Pengertian Laporan Keuangan

Sebelum membahas mengenai kesalahan yang biasa dilakukan pada saat membuat laporan keuangan, mari kita mengingat terlebih dahulu apa itu laporan keuangan.

Laporan keuangan adalah dokumen atau catatan tertulis yang mencerminkan kegiatan atau kegiatan usaha perusahaan dan kinerja keuangan pada suatu perusahaan.

Baca Juga:

Faktor Pemicu Adanya Kesalahan Dalam Pembuatan Laporan Keuangan

  • Kesalahan Manusia atau Human Error

Salah satu hal pemicu adanya kesalahan ini dapat disebabkan oleh akuntan yang tidak memiliki pengetahuan akuntansi yang memadai atau karena kesalahan manusia seperti salah memasukkan data atau kehilangan bukti transaksi.

  • Sifat Yang Tidak Jujur

Pemicu lainnya karena adanya upaya pihak-pihak tertentu untuk melakukan tindakan yang tidak jujur seperti kecurangan dengan menyusun laporan keuangan.

  • Adanya Kesalahan Interpretasi Angka

Data yang tersimpan sering disalah artikan karena data tersebut mungkin tidak sesuai dengan data sebenarnya, terutama jika akuntansi manual masih digunakan.

Baca Juga:

Kesalahan Umum Dalam Pembuatan Laporan Keuangan

  • Kesalahan Pencatatan Akun

Kesalahan yang pertama adalah akun yang digunakan tidak cocok karena kemungkinan kesalahan pencatatan. Misalnya, jika Anda salah mencatat penjualan tunai sebagai penjualan kredit.

Hal ini mempengaruhi pertumbuhan utang dan kelebihan likuiditas saat meminjam uang tunai.

  • Salah Dalam Menghitung Persediaan Barang

Persediaan merupakan aset penting bagi perusahaan perdagangan. Tentu saja, perusahaan melakukan perhitungan fisik untuk merekonsiliasi laporan persediaan yang dihasilkan sebelumnya.

Ini mungkin karena kesalahan perhitungan persediaan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit pada akhir periode. Hal ini nantinya akan mempengaruhi neraca laporan keuangan tahunan.

  • Hilangnya Bukti Transaksi

Semua pencatatan transaksi dalam pembukuan keuangan harus disertai dengan bukti transaksi berupa nota, faktur, kuitansi, dll. Bukti ini membantu memeriksa catatan setiap transaksi ini, terutama selama inspeksi, tanpa bukti transaksi, laporan keuangan tahunan dianggap tidak sah. Namun, masalah dengan bukti transaksi ini masih sering terjadi.

Pemilik bisnis tidak menyimpan bukti tersebut secara teratur dan teratur. Banyak pemilik bisnis yang masih cenderung mengabaikan transaksi dan sembarangan meninggalkan barang bukti. Berdayakan pemilik bisnis saat mereka membutuhkannya. Kesulitan menemukannya saat menyiapkan laporan akhir, pengembalian pajak, atau pemeriksaan.

  • Tidak Paham Dengan Arus Kas

Arus kas yang baik merupakan salah satu penentu perkembangan suatu perusahaan, namun, masih banyak orang yang belum memahami bagaimana mengelola arus kas dengan baik.

Sebuah perusahaan dengan arus kas yang buruk akan benar-benar berhenti berfungsi. Karena perusahaan tidak menyimpan uang lagi untuk tujuan pengembangan.

Jadi, pastikan Anda menetapkan prosedur yang ketat untuk mengelola arus kas bisnis Anda.

  • Kesalahan Penulisan Angka

Ada kemungkinan kesalahan dalam laporan keuangan perusahaan dagang karena kesalahan penulisan angka desimal. Anda mungkin ingin menuliskan Rp. 5.000.000, namun yang tertulis adalah nominal Rp 50.000.000.

Kesalahan ini dapat menyebabkan fakta bahwa nilai nominal dalam laporan keuangan tidak sesuai dengan kenyataan.

Informasi yang ditampilkan dalam laporan tidak akurat dan membingungkan.

Baca Juga:

Kesimpulan

Dengan memahami kesalahan-kesalahan umum yang biasanya terjadi pada saat pembuatan laporan keuangan, dengan mengetahui kesalahan umum tersebut maka Anda perlu menghindari hal-hal tersebut, tak hanya itu Anda juga perlu untuk memperhatikan pemicu yang membuat kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan.

Baca Juga:

Demikian pembahasan kami tentang kesalahan yang biasa terjadi pada saat pembuatan laporan keuangan, untuk artikel lainnya dapat Anda baca pada menu Blog di website kami.

Apabila Anda memiliki masalah dalam urusan akuntansi dan manajemen keuangan perusahaan Anda, jangan ragu untuk konsultasikan kepada Willson Consultant untuk solusi terbaik Anda.

Sumber gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *